Zifivax, Jenis Vaksin Covid-19 Ke-10 Dapat Izin BPOM RI

  • Share

Wasaka News Badan POM resmi terbitkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk produk vaksin COVID-19 dengan nama dagang Zifivax.

Penerbitan EUA ini dilaksanakan secara daring dan luring di Aula Gedung C, Kamis (07/10/2021).

Vaksin ini merupakan jenis vaksin COVID-19 kesepuluh yang telah mendapatkan izin dari Badan POM.

Kepala Badan POM, Penny K. Lukito menjelaskan persetujuan EUA tersebut diberikan setelah dilakukan serangkaian uji praklinik dan uji klinik untuk menilai keamanan, imunogenisitas, dan efikasi/khasiat dari Vaksin Zifivax.

“Badan POM bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan ITAGI juga melakukan pengkajian secara intensif terkait dengan keamanan, efikasi, dan mutu vaksin,” ujar Kepala Badan POM.

Dari hasil uji klinik yang dilakukan, pemberian Vaksin Zifivax secara umum dapat ditoleransi dengan baik dengan beberapa efek samping lokal dan sistemik.

Mengenai respon imunogenisitas, hasil studi klinik fase 1 dan 2 pada populasi dewasa usia 18–59 tahun menunjukkan respons tertinggi pada pemberian Zifivax dosis rendah dengan 3 kali vaksinasi.

“Untuk hasil pengkajian efikasi, data interim uji klinik fase 3 menunjukkan efikasi yang baik dari vaksin Zifivax, termasuk terhadap Virus SARS CoV-2 varian Alfa (92,93%), Gamma (100%), Delta (77,47%), dan Kappa (90,0%),” terang Kepala Badan POM.

Penny turut mengapresiasi PT JBio sebagai pemegang EUA Zifivax yang ikut memberikan kontribusi dalam mendukung pengembangan dan produksi vaksin di Indonesia dengan pelaksanaan uji klinis fase 3 di Indonesia, membangun pabrik vaksin dengan transfer teknologi, baik proses produksi maupun pengujian, dan mendukung ketersediaan vaksin halal (vaksin Covid-19, meningitis, MR).

Dengan bertambahnya jenis vaksin COVID-19 yang telah memperoleh EUA, dapat menjadi alternatif untuk digunakan dalam program vaksinasi kepada masyarakat untuk meningkatkan target cakupan vaksinasi.

“Masyarakat diharapkan untuk menyukseskan program vaksinasi sebagai senjata bagi setiap individu dalam melawan COVID-19 dan untuk bersama-sama membangun herd immunity dan selalu menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya kunci dalam memutus rantai penyebaran COVID-19,” tutup Kepala Badan POM.

Sumber: BPOM RI

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *