Pemerintah Tetapkan Laboratorium Pemeriksaan Covid-19 yang Terafilisasi Dengan Kemenkes

  • Share

wasakanews.com Jakarta – Pasca diterapkannya PPKM Darurat di daerah Jawa-Bali dan beberapa daerah lainnya di Indonesia, serta melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia, syarat bagi para pelaku perjalananpun diperketat.

Kalau dulu mensyaratkan RT-PCR, Rapid Test Antigen, serta Genose, kini hampir disemua daerah menerapkan syarat hasil negatif RT-PCR sebelum memasuki daerahnya, bahkan disertakan dengan sertikat vaksin.

Selain itu, surat keterangan negatif RT-PCR juga dilengkapi dengan barcode yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi. (Baca: Hindari Pemalsuan Dokumen Perjalanan Udara, Diberlakukan Sertifikat Vaksinasi dan Hasil Tes PCR Digital)

Terbaru, sebagaimana dilansir dari Antara, Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyatakan mulai 12 Juli 2021, Pemerintah Indonesia hanya mengakui hasil tes PCR dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kemkes sebagai syarat perjalanan atau penerbangan.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kebijakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan setiap penumpang dalam bepergian serta menekan laju penyebaran virus corona penyebab COVID-19.

Data dari hasil pemeriksaan swab PCR/antigen tersebut akan masuk dalam data New All Record (NAR) yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi.

“Untuk lab-lab yang belum memasukkan data ke NAR, mulai 12 Juli 2021 hasil swab PCR/antigennya tidak berlaku untuk penerbangan atau perjalanan,” ujar Menkes Budi.

Daftar 742 Lab Pemeriksa yang berada di bawah Kemkes itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan COVID-19.

Baca Juga: Daftar Laboratorium Pemeriksaan COVID-19 Di Kalsel yang Terafilisasi dengan Kemenkes

Laboratorium Pemeriksaan COVID-19 tersebut harus memenuhi persyaratan paling sedikit Standar Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL-2) serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dan validasi pemeriksaan COVID-19.

Untuk wilayah Kalsel, ada 19 lab yang masuk atau terdaftar di Kemenkes sehingga datanya terdaftar dalam NAR dan terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi.

Berikut Daftar Laboratorium Pemeriksa Test PCR se-Kalsel yang Terafilisasi dengan Kemenkes (berlaku mulai 12 Juli 2021) :

1. BBTKL Banjarbaru
2. Balitbangkes Tanah bumbu
3. RS Anshari Saleh
4. RS Ulin
5. Klinik Tirta MC Banjarmasin
6. Klinik Tirta MC Tanah bumbu
7. RS Boejoesin Tanah laut
8. RS Borneo CM Tanah laut
9. RS Bhayangkara
10. RS Pembalah Batung HSU
11. RS Sultan Suriansyah
12. RS Ciputra Mitra Banjarmasin
13.RS TK2 Dr.Soeharsono
14. RS Datu Sanggul
15. RS Balangan
16. RS Darurat COVID-19 Kotabaru
17. Lab. Prov. Kalimantan Selatan
18. RS Pertamina Tabalong
19. RS Hasan Basry Kandangan
(Admin / foto: InfoPublik)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *