Paman Birin Bakal Pimpin Banua Lagi

  • Share

wasakanews.com Banjarmasin – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menerima permohonan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 2 Denny Indrayana – Difriadi, terkait sengketa hasil Pilkada Kalsel 2020 lalu, l pada Jum’at (30/7/2021) maka dapat dipastikan Paman Birin (sapaan akrab H Sahbirin Noor) akan kembali menjadi Gubernur dan memimpin banua Kalsel.

Putusan ini dibacakan oleh Ketua MK Anwar Usman dan disiarkan secara daring. “Dengan ini menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Anwar.

Menyikapi putusan MK ini, Ketua Tim Pemenangan BirinMu (Paslon H Sahbirin Noor – H Muhidin), HM Rifqinizami Karsayuda, menyatakan beberapa hal melalui media sosial miliknya, diantaranya beryukur atas putusan MK yang menolak permohonan pemohon.

“Alhamdulillah, Mahkamah Konstitus (MK) telah menolak Permohonan Bapak Denny Indrayana dan Bapak Difriadi,” tulisnya.

Dalam pernyataan lainnya, Rifqi mengatakan bahwa MK telah menerapkan hukum dengan tepat, karena menolak Permohonan Perselisihan Hasil Pilgub Kalsel oleh Paslon 02.

Penolakan tersebut menunjukkan MK taat pada ketentuan perihal ambang batas selisih suara yang dapat disidangkan MK sebagaimana ketentuan Pasal 158 ayat (1) UU No. 10 Tahun 2016. MK juga telah melihat betapa dangkal dan tidak terbuktinya seluruh alat bukti yang diajukan Pemohon pada sidang Pendahuluan, baik terkait DPT Siluman, money politic, intimidasi dan kecurangan lainnya. Semuanya tak terbukti.

MK juga telah melihat secara jelas hadirnya penyelenggaraan Pilgub yang sesuai ketentuan sebagaimana disampaikan pihak KPU dan Bawaslu dalam Persidangan MK lalu, termasuk bantahan alat bukti dari Tim Hukum kami yang telah kami sampaikan secara detil ke MK.

“Kita semua berkewajiban menghormati hukum dan menjunjung tingginya, terlebih Putusan MK ini bersifat final dan mengikat,” ajaknya.

“Bapulitik sacukupnya, Badangsanakan Salawasnya.” pungkasnya.(admin)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *