15 Daerah Luar Jawa dan Bali Diberlakukan PPKM Darurat

  • Share

wasakanews.com Jakarta – Pemerintah resmi mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di luar Jawa-Bali. Kebijakan ini akan berlaku mulai 12 Juli 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto, dalam Keterangan Pers PPKM Darurat Luar Jawa-Bali, Jumat (09/07/2021) secara virtual.

“Pengaturan ini mulai berlaku pada 12 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021. Ini dikunci untuk 15 kabupaten/kota, dan nanti akan dimonitor secara harian supaya bisa diantisipasi dengan baik perkembangannya,” ujarnya.

Berikut 15 kabupaten/kota yang diberlakukan PPKM Darurat:

  1. Kota Bukittinggi
  2. Kota Padang
  3. Kota Padang Panjang (Sumatra Barat);
  4. Kota Medan (Sumatra Utara)
  5. Kota Batam
  6. Kota Tanjungpinang (Kepulauan Riau);
  7. Kota Bandar Lampung (Lampung);
  8. Kota Pontianak
  9. Kota Singkawang (Kalimantan Barat);
  10. Kabupaten Berau
  11. Kota Balikpapan
  12. Kota Bontang (Kalimantan Timur);
  13. Kota Mataram (Nusa Tenggara Barat);
  14. Kota Sorong
  15. Kabupaten Manokwari (Papua Barat).

Adapun parameter yang digunakan untuk penerapan PPKM Darurat di luar Jawa-Bali ini antara lain adalah Level Asesmen Pandemi tingkat 4, Tingkat Keterisian Tempat Tidur (TT) atau Bed Occupancy Ratio (BOR) lebih dari 65 persen, terjadi peningkatan kasus aktif secara signifikan, serta pencapaian vaksinasi yang masih di bawah 50 persen dari total masyarakat yang menjadi target vaksinasi.

BOR di luar Jawa-Bali juga terus meningkat. Per 8 Juli 2021, provinsi di luar Pulau Jawa-Bali yang memiliki BOR tertinggi adalah Lampung (82 persen), Kalimantan Timur (80 persen), Papua Barat (79 persen), Kepulauan Riau (77 persen), Kalimantan Barat (68 persen), dan Sumatra Barat (67 persen).

Pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat di ke-15 wilayah ini ditetapkan sesuai dan sejalan dengan PPKM Darurat yang berlaku di Jawa-Bali (sesuai Instruksi Mendagri Nomor 15, 16, dan 18 Tahun 2021).(admin / foto: ilustrasi by katadata)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *